About Me

My photo
Selamat Datang ke dunia aku.
Showing posts with label Literature. Show all posts
Showing posts with label Literature. Show all posts

Tuesday, September 13, 2011

Ada Waktu

Dirimu yang selalu ku tunggu sejak dari dulu ,
Yang aku mahu sejak hari itu ;
Untuk dijadikan peneman hidupku ,
Setiap waktu .

Alangkah , gembiranya hati bila bersamamu ,
Terasa dunia ini milik aku ;
Untuk dikongsikan dengan kamu ,
Selalu .

Hari ini kau dan aku ,
Kitakan bersatu , tak terpisah jauh ;
Kali ini , ku mahu kau tahu ,
Aku cinta kamu .

Suasana berubah setiap kali ada kamu ,
Jika kau disisiku , ku terasa kau juga mahu aku ;
Aku akan menjagamu hingga akhir waktu ,
Ini janjiku .

Setiap detik , aku selalu terfikirkan kamu ,
Memikirkan adakah esok masih ada waktu ;
Untuk aku bertemu kasihku ,
Semoga ada masa itu untuk aku .

- Elena Ramlan -

Saturday, September 3, 2011

Realiti Ini

Sepi . 
Diriku ini sendiri . 
Melayan diri ditemani jasad sunyi .
Bersama air mati dan secebis roti , aku mencari erti .
Apa yang dikatakan kehidupan realiti .
Aku , bukan peramal nasib yang bisa meramal apa yang akan terjadi .
Bukan ahli magis yang boleh menjelma diri dengan sendiri .
Ke laut aku mencari , ke langit aku memerhati .
Adakah ini dinamakan mengesan dengan mata hati ?

Masih sini , berpijak pada tanah merah bumi .
Mereka selalu berfantasi tentang perihal kehidupan abadi .
Tapi apa yang pasti adalah MATI !
Berlarilah engkau wahai anak Adam dan Hawa , mati pasti menemui .
Bersembunyilah engkau seperti tiada siapa yang akan mencari .
Kehidupan ini ada kisah akhir , wahai manusia !
Janganlah kau bersedih kerana ini biasa terjadi .

Fahami kata hati , hayati isi bumi .
Ekspidisi ini tiada henti .
Realitinya kita manusia ini jahil .
Tiada petunjuk untuk diikuti .
Dalam zaman modenisasi , dihutan konkrit ini .
Pelbagai pancabora kita hadapi .
Sering kita lupa pada yang hakiki .

- Elena Ramlan -


Tuesday, July 26, 2011

Ibu Anak

Disuatu hari , ada seorang budak lelaki sedang berlari kearah ibunya . Dia mengadu kepada ibunya tentang kakinya yang luka . Si ibu yang hanya tersenyum melihat anaknya itu menghembus-hembus pada luka anak kesayangannya itu . Setelah itu , anaknya kembali berlari kepada rakan-rakannya untuk bermain . Terlintas difikiran si ibu itu , tentang masa depan anaknya . Adakah dia akan menjadi orang berguna , atau sampah masyarakat yang jijik .

Si ibu selalu memikirkan tentang perkara ini sehingga dia terlupa satu perkara . Didikan agama terhadap anaknya . Cukupkah untuk anaknya untuk menghadapi pancaroba kehidupan nanti ? Ataupun cukup sekadar nama pada kad pengenalannya nanti ?

Persoalan demi persoalan terlintas difikiran si ibu . Tiba-tiba , anaknya memeluk si ibu lalu berkata ,  
' Ibu , ayah dah ajar abang cara untuk solat . Ibu tengok ya nanti . Tak sabarnya nak solat ,'

Bergenang air mata si ibu itu , lalu mencium kepala anaknya . Dia yakin , anaknya pasti boleh menghadapi dunia yang penuh godaan ini .

' Terima kasih Allah . Terima kasih suamiku , ' ujar si ibu .


- Elena Ramlan -


Monday, July 25, 2011

Jiwa Aku

Jiwa aku .
Siapa aku .
Mengapa aku .

Persoalan yang tiada erti .
Mencari , aku berlari .
Untuk meratapi .
Diri sendiri .

Aku , hanya aku .
Tidak dapat diubah oleh kamu .
Hatiku batu .
Aku dan jiwa adalah satu .

Senang benar kau berkata .
Seperti kau seorang pendita
Berani untuk bercerita
Perkara yang tiada

Aku , tahu siapa aku
Kau , hanyalah angin
Yang datang sekadar untuk menyejuk dikala panas
Menghilang bila aku mahu kamu

Berteriak aku 
Berlari aku 
Bagai orang gila 
Tiada tujuan

- Elena -

Friday, July 22, 2011

Hujan


Kini ia tiba lagi 
Tiba membawa seribu satu erti
Erti yang sering aku cari 
Mencari untuk merungkai misteri 

Dari rintik menjadi lebat
Ibarat api kecil yang berubah menjadi besar
Penangannya sungguh hebat
Terus membuatkan aku tersedar

Kau turun tanpa diduga 
Memberi sedikit petanda
Memberitahu mereka
Kau akan tiba

Masihkah ada hujan untuk esok 
Atau ini yang terakhir 
Hanya Dia yang tahu
Kerana Dia penciptanya


Tuesday, July 19, 2011

Mimpi

Mimpi .
Bingkas aku berlari mengejar mimpi yang tak pasti .
Dimana ia bermula , dimana ia berakhir .

Mimpi .
Akankah ia menjadi pasti ?
Atau sekarang igauan di malam hari ?

Mimpi .
Adakah kita ini hidup di alam realiti .
Atau sekadar fantasi ?

Mimpi .
Kau memberi harapan .
Kepada mereka yang berkeinginan .

Mimpi .
Kau bisa menjadikan fantasi seperti realiti .
Bisa menjadi mereka sedih .

Jauh

Jauh .
Segalanya sungguh jauh untuk aku .
Jauh untuk aku hidu , rasa , capai .
Jauh dari naluri , terbenam di dasar lautan keinginan .
Terlalu jauh untuk aku pekik agar mereka berlari menuju syurga .
Terlalu jauh untuk aku teriak supaya mereka menyorok dari neraka .
Dibandingkan aku dengan mereka , begitu jauh bagai langit dan bumi .

Jauh .
Untuk mengapai kedamaian .
Untuk merasa manisnya bahagia .
Untuk menghidu nikmatnya kehidupan .
Semuanya JAUH .

Monday, May 2, 2011

Ini Aku


Orang bisa berkata apa saja tentang aku .
Aku itu , aku ini namun tiada satu pun yang benar .
Rupaku mungkin bengis tapi disebalik itu , 
tersembunyi sekeping hati yang rapuh .
Hanya yang selalu ada bersamaku tahu siapa aku .
Yah , aku mungkin kelihatan seperti bisa menerima segala dugaan-Nya ,
tapi tahukah kau aku menangis keseorangan ?
Peneman aku kala itu hanya dinding dan segala benda yang tak bernyawa .
Dunia ini terlalu kejam buat aku kerana aku rapuh , mudah saja ditiup !
Jatuh , bingkas kau berdiri namun , mereka kembali untuk menjatuhkan aku .
Kenapa ?
Adakah manusia suka melihat manusia lain sengsara ?
Mungkin benar .
Aku , hanya ingin difahami , didekati oleh manusia yang ikhlas bersahabat dengan ku .
Kalau kau benci aku , pergi kau dari hidup ku !
Aku akan lemah tapi kawan , rakan , sahabat dan keluargaku lah yang menjadi tunjang kekuatan ku .
Aku berterima kasih kepada mereka kerana tanpa mereka , siapalah aku .

- Fin -

Monday, March 28, 2011

Sajak No.2

Malaikat dan Syaitan .

Hidup biar ada komitmen . 
Jangan jadi sampah masyarakat .
Perosak manusia .
Penjahanam bangsa .
Pembunuh agama .
Pertualang keluarga .
Pendusta kaum .
Peragut akhlak .
Pemusnah pembangunan .
Penipu rakyat .
Pelakon dunia .
Perogol budaya .

Jadilah orang berguna .
Kebanggaan negara .
Harapan keluarga .
Hero budaya .
Juara rakyat .
Penyelamat bangsa .
Contoh manusia .
 Pembimbing rohani .
Penenang dunia .
Pelindung kemajuan .
Raja pembangunan .

- Fin -